Eropa Berguncang, Perang Armenia VS Azerbaijan Pecah

Armenia VS Azerbaijan kembali memanas usai terjadi gencatan senjata antara kedua belah negara. Baku tembak yang terjadi antara kedua negara tersebut berlangsung disejumlah wilayah terluar kedua negara, Rabu, 16 September 2020. Berdasarkan data yang diterima, 1 orang tewas di pihak Armenia saat perang wilayah tersebut.

Kementrian Azerbaijan mengatakan angkatan bersenjata Armenia yang melakukan gencatan senjata terlebih dahulu. Tidak hanya itu saja, dalam informasi yang disampaikannya, Armenia telah melakukan 34 kali pelanggaran teror.

Armenia VS Azerbaijan – Terlebih lagi Kementrian pertahanan Azerbaijan juga turut mengatakan, bahwa pasukan tentara Armenia menyerang pasukan Azerbaijan dengan memakai senapan mesin berkaliber besar dan sniper.

“Unit militer Angkatan Bersenjata Armenia melanggar gencatan senjata 34 kali sepanjang hari di berbagai wilayah garis depan, menggunakan senapan mesin kaliber besar dan senapan sniper,” Ucap kementrian pertahanan Azerbaijan.

“Angkatan Bersenjata Armenia, yang terletak di desa Moesesgekh dan Chinari di wilayah Berd, menjadi sasaran tembak posisi tentara Azerbaijan yang terletak di Aghdam, desa Kokhanabi wilayah Tovuz,” pernyataan selanjutnya dari kementrian pertahanan Azerbaijan.

Tidak hanya di dua desa saja, perang juga terjadi di pusat wilayah lainnya, seperti desa Chilaburt, Yusifjanli, dan Khojavand.

Disisi lain kementrian pertahanan Armenia menyangkal informasi yang disampaikan oleh pihak kementrian pertahanan Azerbaijan. Kementrian pertahanan Armenia mengatakan bahwa Azerbaijan lah yang memulai terlebih dahulu.

Akibatnya salah seorang prajurit berpangkat sersan bernama Hovik Tamazyan harus tewas dalam insiden perang tersebut.

“Sersan Muda Hovik Tamazyan, berusia 20 tahun, menderita luka tembak dan pecahan peluru yang fatal akibat provikasi dari pihak Azerbaijan,” Ucap kementrian pertahanan Armenia.

“Dalam beberapa hari terakhir, pihak Azerbaijan telah aktif di bagian timur laut perbatasan negara Armednia-Azerbaijan. Dan, mereka mencoba melakukan tindakan teknis yang berkontribus pada peningkatan ketegangan di garis depan,” Lanjut informasi yang disampaikan oleh kemetrian pertahanan Armenia.

Hingga saat ini, korban jiwa baru tercatat satu orang di pihak Armenia, sedangkan di pihak Azerbaijan belum mendapatkan konfirmasi perihal korban jiwa atas gencatan senjata tersebut.

By Oranges