Prabowo bahas kerja sama Militer di Rusia.

Prabowo ketemu menhan rusia

Menteri pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Deputi Menteri Pertahanan Federasi Rusia Kolonel Jenderal Andrei Kartapolov, di Kementerian Pertahanan Federasi Rusia, Moskow, Kamis (25/3).

Dalam pertemuan itu, Deputi Menhan Federasi Rusia Kolonel Jenderal Andrei Kartapolov menyatakan bahwa kerja sama pertahanan antara RI dan Federasi Rusia mengalami tren positif.

Pertemuan tersebut juga membahas mengenai kemungkinan para petinggi rusia bermain slot online dan pengembangan teknis kerja sama militer kedua negara. “Dan menyatakan kesepahaman atas keinginan yang sama dalam upaya peningkatan kerjasama pertahanan kedua negara,” demikian dikutip dari siaran pers Kementerian Pertahanan, Sabtu (27/3).

Selain itu, kedua pejabat juga membahas pentingnya membangun dan memelihara kerja sama multilateral dalam format Pertemuan Para Menteri Pertahanan negara-negara member ASEAN dan negara-negara partner (ADMM-Plus).

Diplomasi Keris di Inggris

Sebelum ke Rusia, Prabowo juga melawat ke Inggris. Di Negeri Ratu Elizabeth itu, Prabowo berjumpa dengan Menhan Inggris Ben Wallace MP pada 22 Maret 2021.

Juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak dalam siaran pers-nya, di Jakarta, Jumat, mengatakan kunjungan itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral di bidang pertahanan RI-Inggris.

“Dalam pertemuan dua Menteri Pertahanan tersebut dibahas mengenai upaya-upaya dan peluang untuk lebih meningkatkan kerja sama bilateral pertahanan RI-Inggris,” kata Dahnil.

Kedua Menhan, lanjut dia, juga membahas peran kedua negara dalam kerja sama di kawasan dan di tingkat global. Kerja sama pertahanan yang kelihatan antara kedua negara adalah pada bidang pengajaran militer dan pengadaan serta pemeliharaan alat utama sistem pertahanan.

“Pada pertemuan Pak Prabowo Subianto dengan Ben Wallace MP di London ini, beliau memberikan souvenir berupa keris,” kata Dahnil.

Cenderamata berbentuk senjata tradisional absah Nusantara itu kata Dahnil, sesungguhnya bukan pertama kali diberikan Prabowo terhadap pejabat negara yang ditemuinya. Menurutnya, Prabowo senantiasa membawa souvenir berbentuk senjata tradisional absah Nusantara baik itu keris, pedang maupun parang ketika melawat dan berjumpa pejabat di negara teman.

Cendera mata berupa senjata tradisional Nusantara itu, lanjut dia, sebagai upaya mempersembahkan kebudayaan Nusantara dan mempererat persahabatan dengan negara-negara tersebut.

“Dan memperlihatkan terhadap negara-negara teman bahwa dalam sejarah dan hingga ketika ini, Indonesia adalah negara pejuang nan pantang menyerah menghormati semua peradaban, welcoming, namun senantiasa siap sedia untuk mempertahankan kedaulatan negara dan bangsanya,” ujarnya.